Setting IP Camera

1.    Setting IP Address

 

Penyetelan IP address terdiri atas kegiatan :

a. Pendeteksian IP Camera. Pendeteksian dilakukan sesuai dengan prosedur yang dimiliki oleh masing-masing IP Camera. Pada umumnya pendeteksian dapat dilakukan dengan menggunakan CD installer yang disediakan oleh produsen IP Camera. Pendeteksian IP Camera dilakukan dengan mengkoneksikan IP Camera langsung ke PC atau laptop pengguna.

b. Penggantian IP Address. Setelah proses pendeteksian IP Camera, maka pengguna akan memperoleh IP address pabrikan.

  Selanjutnya IP address dan tersebut diganti menjadi satu segmen dengan IP address lokal (dalam hal ini satu segmen dengan IP address modem). Pada umumnya IP address standar yang dipakai oleh pabrikan yaitu 192.168.1.xxx. Standar IP address modem yang dipakai adalah 192.168.1.1, dengan demikian kita bisa menggunakan IP address diluar yang telah dipakai oleh modem untuk digunakan di IP camera.


2.   Setting Port Number

  
Setelah proses pendeteksian IP Camera, maka pengguna akan memperoleh port number pabrikan.
  Pada umumnya port number IP Camera yang dialokasikan oleh pabrikan adalah 80. Akan tetapi pada umumnya port number tersebut juga digunakan oleh modem. Untuk membedakan port number modem dengan IP Camera maka port tersebut harus diganti. Sebagai panduan dalam menentukan port number maka disarankan agar port number IP Camera berjumlah 4 digit. Contoh: 8080.


3.   Tes Akses IP Camera

   Pengetesan akses IP Camera lokal. Pengetesan akses IP Camera lokal adalah pengetesan yang dilakukan di lokal jaringan untuk memastikan bahwa IP camera dapat diakses dengan menggunakan IP address yang telah diset pada IP Camera sebagaimana poin 1.1 Setting IP Camera. Adapun proses pengetesan ini dilakukan setelah proses pembuatan username dan password IP Camera. Username dan password tersebut nantinya berguna setiap akan koneksi ke IP Camera melalui IP publik dan pada saat integrasi dengan portal Speedy Monitoring.
  Setelah seluruh proses berhasil dilakukan, kemudian lakukan akses ke IP Camera dari PC atau laptop dengan mengakses ke alamat IP address lengkap dengan port numbernya yang sudah dibuat di tahap sebelumnya dengan format http://ip_address:port_number/, sebagai contoh akses ke http://192.168.1.5:8080/.
  Proses pengetesan akses ke IP Camera lokal dapat dinyatakan berhasil apabila muncul jendela untuk memasukkan usernama dan password IP Camera yang selanjutnya diikuti tampilan web browser IP Camera di layar PC/laptop kita.
 

Proses setting IP Camera secara detil dapat dilihat pada dokumen produk IP Camera yang dikeluarkan oleh masing-masing pabrikan (produsen IP Camera).  Instalasi IP Camera berdasarkan hasil pengetesan yang dilakukan oleh Telkom dan direkomendasikan untuk layanan Speedy Monitoring adalah:
a.    Panasonic (BL-C1CE, BL-C210), klik disini untuk panduan instalasi.
b.    TP Link (3130, 3130 G), klik disini untuk panduan instalasi.
c.    DLink (DCS-932), klik disini untuk panduan instalasi.
d.    ALinking (ALC 9852, ALC 9852W), klik disini untuk panduan instalasi.
e.    Edimax (IC-3005Wn, IC-3015Wn, IC-3030iWn, IC-7010PTn), klik disini untuk panduan instalasi.

 

Klik disini untuk instalasi IP Camera (Panasonic BL-C230, TP Link SC3130 dan DLink DCS 5220) dengan menggunakan AutoInstaller.